Seminar (1 day) Jakarta, 6 Desember 2017

Baru pertama kali terjadi di Negara kita tercinta ini adanya tindak pidana korupsi yang menjadi tersangka adalah korporasi. Kalau sebelumnya tidak pernah ada yang mampumengungkapdanmenindakkesalahan-kesalahan perusahaan dengan manajemen hitam, kini para aparat hokum Negara kita akan mudah melakukan penindakan kepada korporasi yang melakukan kecurangan dalam berbisnis di Indonesia. Suatu langkah terobosan hukum yang diharapkan mampu meredam tingkat korupsi di Indonesia kedepan. Belum banyak masyarakat yang memahami peraturan yang di keluarkan Mahkamah Agung tentang penindakan kepada korporasi ini, namun banyak perusahaan yang sudah mengetahui peraturan ini meski belum memahami bagaimana proses penindakan ini dilakukan oleh aparat hukum. Kejahatan korporasi yang terjadi di Indonesia bisa jadi sudah berlangsung cukup lama. Karena belum ada aturannya maka praktek kejahatan korporasi tidak akan bisa di ungkap oleh aparat hukum. Memang tidak mudah membangun organisasi yang bersih dari berbagai godaan suap di Indonesia. Selain banyaknya rantai bisnis dalam menyelesaikan pekerjaan, juga upaya jalan pintas yang sudah membudaya yang dilakukan oleh sebagian manajemen di Indonesia untuk memotong rantai bisnis dengan cara menyuap pemegang kekuasaan proyek agar berhasil mendapatkan pekerjaan. Inilah yang terus menjadi perhatian pemerintah agar praktek korupsi di Indonesia dapat diminimalisir agar bisa membangun Negara ini dengan cepat dan mensejahterakan masyarakat. Dalam rangka untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang implementasi Peraturan Mahkamah Agung nomor 13 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi dan bagaimaina implikasi hukumnya terhadap korporasi, maka kami INTIPESAN Conference lembaga independent dibidang pengembangan SDM akan menyelenggarakan seminar 1 hari tentang CORPORATE CRIMES dengan tema : Tindak Pidana Korporasi.
more ...

Seminar (2 days) Jakarta, 13-14 Desember 2017

Tantangan manajemen SDM di tengah perubahan lingkungan usaha yang semakin cepat dan mengglobal nampaknya semakin kompleks. Selain datangnya era digital juga semakin banyaknya generasi muda (Y generation) yang akan menduduki posisi puncak manajemen SDM juga perlu menjadi perhatian para pengelola SDM di perusahaan . Bagaimana langkah – langkah yang harus dihadapi oleh manajemen SDM perusahaan dalam menghadapi perubahan ini ? inilah yang akan dikupas dalam rangkaian seminar akbar akhir tahun 2017 yang dikemas dengan nama HR EXPO. HR EXPO yang ke-12 di tahun 2017 ini akan mengambil tema: HRM Strategies For The Continuity And Sustainability of Organization To Face Business Competition, agar para peserta mendapatkan pencerahan dari para pemimpin bisnis dan pakar SDM dalam menghadapi persaingan di masa depan. HR EXPO yang sudah diselenggarakan sejak tahun 2004 ini diharapkan menjadi solusi bagi para praktisi manajemen SDM di Indonesia untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mereka, sehingga mampu menghasilkan SDM – SDM berkualitas dunia. Setiap kali penyelenggaraan, HR Expo dihadiri lebih dari 600 peserta dengan berbagai level dan terus meningkat dari tahun ke tahun.
more ...

Seminar (2 days) Jakarta, 19-20 Desember 2017

Persaingan usaha semakin ketat dengan datangnya era digital di Indonesia. Kondisi ini membuat para praktisi penjualan selalu memikirkan program atau strategi apa yang bisa digunakan untuk bersaing dengan para kompetitornya dengan bantuan tehnologi yang tersedia. Sudah seharusnya para pemimpin penjualan selalu memikirkan taktik–taktik menjual apa yang mampu meningkatkan perolehan omset mereka di tengah era digital yang semakin memudahkan konsumen untuk membeli produk kita Perubahan perilaku konsumen di era digital dan datangnya para generasi millennial yang sulit diantisipasi apa kesenangannya ini akan mempengaruhi strategi eksekusi para pimpinan penjualan dalam operasionalnya. Mereka harus cerdas melakukan kolaborasi antara pemasaran melalui digital dan konvensional Banyak strategi dan taktik yang sudah dijalankan para praktisi penjualan dalam menghadapi pesaing baru maupun pesaing lama mereka di tahun 2017 ini. Akan tetapi nampaknya masih belum maksimal, sehingga masih banyak perusahaan yang mengalami penurunan omset bahkan cenderung mengalami kerugian terus menerus. Mereka yang pengalami penurunan omset ini, pada umumnya kurang berani menggunakan taktik–taktik baru yang kreatif dan mencoba menggunakan paradigma baru dalam menjalan program penjualan di era digital Dalam rangka menyongsong tahun 2018 dimana situasi persaingan usaha diperkirakan semakin kompetitif, maka kami INTIPESAN sebagai lembaga pengembangan SDM penjualan bermaksud mengadakan Indonesia Sales Leaders Summit 2017 dengan mengambil Tema : “KIAT MENGELOLA TIM PENJUALAN UNTUK MENGHADAPI PERSAINGAN & MENCAPAI TARGET DI TAHUN 2018”
more ...